Haru, 7 Jenazah Korban Lion Air PK-LQP Diserahkan ke Keluarga

42 views

Jakarta – Tujuh jenazah penumpang Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, yang telah teridentifikasi hari ini diserahkan ke pihak keluarga. Proses penyerahan jenazah diwarnai suasana haru.

Penyerahan dilakukan oleh Wakil Kepala RS Polri Kombes Hariyanto kepada perwakilan keluarga. Hariyanto menyatakan rasa duka yang mendalam dari Tim DVI RS Polri kepada keluarga.

“Menindaklanjuti hasil identifikasi pada sore ini ada tujuh jenazah yang berhasil diidentifikasi dan kami serahkan jenazah yang sudah teridentifikasi ini kepada keluarga,” kata Hariyanto, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).

Baca juga: Data FDR Lion Air PK-LQP Sudah Di-download, Ini Sebagian Hasilnya!

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada pihak keluarga, ada 3 jenazah yang langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka menggunakan ambulans yang disediakan. Sementara masih ada jenazah yang diinapkan.

Ada pula satu jenazah atas nama Karmin yang belum diserahkan karena pihak keluarga sedang dalam perjalanan dari Kepulauan Belitung. Suasana duka mewarnai peristiwa penyerahan korban jatuhnya pesawat Lion Air itu, pihak keluarga yang menghampiri peti jenazah penumpang Lion Air tampak berdoa sambil menangis.

Baca juga: Dua bayi yang turut menjadi penumpang pesawat naas Lion Air JT-610, diketemukan dalam kondisi meninggal dunia

Sementara itu Direktur Airport Service Lion Group Wisnu Wijayanto turut menyampaikan keprihatinannya pada keluarga korban.

“Kami atas nama Lion Air Group mengucapkan bela sungkawa dan duka yang mendalam kepada keluarga. Kami doakan semoga mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan dapat menerima dengan iklhas dan hikmah,” kata Wisnu.

Ketujuh jenazah yang telah teridentifikasi, yaitu:

1. Rohmanir Pandi Sagala, laki-laki, usia 23 tahun, beralamat di Tangerang, Banten. Teridentifikasi melalui sidik jari dan medis.

2. Dodi Junaidi, laki-laki, usia 40 tahun, beralamat di Tangerang Selatan, Banten. Teridentifikasi melalui DNA.

3. Muhamad Nasir, laki-laki, usia 29 tahun, beralamat di Cianjur, Jawa Barat. Teridentifikasi melalui DNA.

4. Janry Efriyanto Santuri, laki-laki, usia 26 tahun, beralamat di Jambi. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.

5. Karmin, laki-laki, usia 68 tahun, beralamat di Kepulauan Bangka Belitung. Teridentifikasi melalui DNA.

6. Harwinoko, laki-laki, usia 54 tahun, beralamat di kelurahan Bogor Utara, Kota Bogor. Teridentifikasi melalui DNA.

7. Verian Utama, laki-laki, usia 31 tahun, beralamat di Petamburan, Jakarta Barat. Teridentifikasi melalui DNA.

Sumber : Detik.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *